Berikut adalah 9 daftar pertanyaan yang sering ditanya pewawancara
dan bagaimana cara menjawabnya. Kunci keberhasilan sebuah wawancara
pekerjaan adalah persiapan. Pastikan kamu membaca artikel ini dan saya
yakin ini akan sangat membantu anda untuk wawancara pekerjaan anda di
masa depan!
1. Silakan Perkenalkan diri anda
Pertanyaan yang satu ini sering digunakan sebagai pembuka wawancara
Jelaskan tentang background pendidikan kamu secara singkat. Jangan
katakan hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan atau skill kamu.
Contoh cara menjawab :
Nama saya Maytha, saya lahir dan dibesarkan di Medan. Dari kecil saya
sangat hobi menggambar. Oleh karena itu setelah tamat SMA saya
memutuskan untuk kuliah di jurusan desain. Saya kuliah Diploma di Nafa
jurusan animasi. Di Nafa saya belajar sangat banyak tentang animasi dan
juga dasar-dasar desain. Saya pernah magang di salah satu perusahaan web
design di Singapura dimana saya ditugaskan membuat 3D modeling dan juga
2D animation. Setelah tamat diploma, saya sambung kuliah s1 di
Singapore Institute of management (SIM) jurusan Communication Design.
2. Apa kekurangan atau kelebihan terbesarmu?
Menjawab pertanyaan tentang kekurangan memang agak sulit. Tips dalam
menjawab kekurangan adalah jangan beritahu kekurangan yang dapat
merugikan pekerjaan kamu. Atau kamu juga bisa menjawab kekurangan yang
menguntungkan si perusahaan.
Contoh cara menjawab:
Kekurangan saya adalah terkadang saya bekerja terlalu keras hingga
lupa waktu. contohnya saja ketika saya diberi proyek baru yang sangat
menarik, saya dapat lupa akan waktu dan bekerja dari pagi sampai malam.
Terkadang saya juga tidak bisa tidur saat malam karena proyek yang
sedang saya kerjakan terus muncul di pikiran saya (Bekerja terlalu keras
dapat memberikan keuntungan terhadap perusahaan)
jawab pertanyaan tentang kelebihan kamu dengan sesuatu yang dapat
menguntungkan pekerjaan atau si perusahaan. Contohnya jika kamu melamar
untuk posisi desain grafis, jawab pertanyaan ini dengan sesuatu yang
berhubungan dengan desain grafis juga.
Contoh cara menjawab:
Kelebihan saya adalah saya sangat pintar dalam menggambar. Jadi kalau
bapak memiliki proyek desain atau illustrasi tentu saja saya akan dapat
mengeksekusinya dengan baik.
3. Apa harapan dalam karir anda untuk 5 tahun mendatang?
Jangan perna menjawab kalau kamu ingin memulai bisnis sendiri atau
kalau kamu ingin mencoba bekerja di perusahaan multinasional dengan
jabatan tinggi. Setiap boss ingin mencari staff yang setia, yang bekerja
untuk perusahaannya dalam waktu yang lama.
Contoh cara menjawab:
Dalam waktu 5 tahun ke depan saya harap saya bisa terus bekerja di
perusahaan bapak. Saya ingin bekerja sebagai staff senior yang memegang
jabatan dengan tanggung jawab pekerjaan yang lebih besar.
4. Apa yang akan kamu lakukan jika kamu memiliki kolega yang kamu benci di kantor?
Pertanyaan ini ditujukan untuk menguji profesionalisme anda.
Contoh cara menjawab:
Dulu saya pernah memiliki kolega yang kurang saya sukai di kantor.
Tapi hal itu tidak mengganggu hubungan kerja kita. Saya tetap berkerja
dengan profesional dengan tidak membawa-bawa konflik personal dengan
pekerjaan di kantor. Saya percaya bahwa saat bekerja di kantor kita
harus tetap bersikap profesional.
5. Berapa gaji yang anda harapkan?
Cara yang baik untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan memberikan kisaran angka. Contohnya: 5 juta sampai 8 juta.
Contoh cara menjawab:
Gaji yang saya harapkan sekitar 5 juta sampai 8 juta, akan tetapi kita dapat mendiskusikannya lagi.
6. Jelaskan tentang saat anda harus membuat sebuah keputusan yang sangat penting.
Si Boss tidak ingin tau tentang keputusan apa yang kamu buat, akan
tetapi bagaimana cara kamu membuat keputusan tersebut. Apakah kamu
menggunakan cukup waktu untuk berpikir terlebih dahulu atau kamu
langsung memilih menggunakan opsi yang paling gampang? Apakah kamu
mencari atau meneliti alternatif atau solusi lain terlebih dahulu?
Apakah kamu meminta pendapat dari pakar atau kolega yang lebih
berpengetahuan di bidangnya?Bagaimana dan kapan kamu mengeluarkan
konklusi atas keputusan tersebut? Apakah kamu mencari waktu untuk
memikirkan kembali tentang keputusan yang telah kamu buat itu dan
bagaimana cara kamu dapat membuat keputusan yang lebih baik kedepannya?
7. Mengapa saya harus mempekerjakan anda?
Sebutkan smua kelebihan yang kamu miliki, termasuk pengalaman yang
dapat memberikan nilai plus jika kamu di pekerjakan di perusahaannya.
Contoh cara menjawab:
Saya orangnya sangat jujur, pekerja keras dan bertanggung jawab.
Bapak dapat menelepon boss magang saya untuk bertanya tentang etika
kerja dan kelakuan kerja saya, saya yakin boss magang saya akan
merekomendasikan saya untuk bekerja di perusahaan bapak. Sewaktu SMA
saya juga pernah menjadi Ketua Osis, dimana saya mendapatkan banyak
pengalaman berharga dalam bidang kepemimpinan dan manajemen. Saya yakin
saya akan menjadi aset yang berharga untuk perusahaan bapak.
8. Mengapa kamu berhenti dari perusahaan sebelumnya?
Jangan katakan hal negatif tentang perusahaan sebelumnya. Jangan
pernah menjawab kalau kamu membenci boss atau kamu punya kolega yang
kurang bersahabat di perusahaan sebelumnya. Tentu saja si pewawancara
tidak ingin kalau dia menjadi sasaran “gosip” kamu jika kamu berhenti
dari perusahaannya di masa depan.
Cara menjawab:
Di perusahaan sebelumnya saya tidak diberi kesempatan untuk
berkembang dalam bidang karir. Saya ingin bekerja di posisi yang lebih
menantang. Saya harap saya bisa mendapatkan kesempatan itu di perusahaan
bapak/ibu.
9. Apakah kamu memiliki pertanyaan?
Siapkan dua atau tiga pertanyaan sebelum interview, mungkin saja
salah satu pertanyaan yang kamu persiapkan sudah terjawab ketika kalian
berbicara tentang topik lain sebelumnya. Bertanya kepada pewawancara
menunjukkan kalau kamu melakukan penelitian dan kamu benar-benar
tertarik untuk bekerja di perusahaan pewawancara.
Contoh pertanyaan yang dapat kamu ajukan:
Jika saya diterima bekerja di perusahaan bapak, apakah saya memiliki
kesempatan untuk berkembang dalam bidang karir di perusahaan bapak/ibu?
Apakah saya akan ditempatkan untuk bekerja di dalam sebuah tim
desainer atau saya akan bekerja secara individual dengan kolega dari
departemen lain?
Sumber :
http://www.caradesain.com/daftar-dan-contoh-pertanyaan-wawancara-dan-cara-menjawab-pertanyaan-wawancara/